Selasa, 14 Juni 2016

Ramadhan Jauh Dari Yang Tercinta - Day 5 Fasting

Saat ramadhan tentu merupakan saat-saat yang terindah dalam hidup seorang muslim. Bagaimana tidak, pada bulan suci itulah, selama sebulan penuh, semua ibadah yang kita lakukan akan dilipatgandakan oleh Allah SWT. Maka berlomba-lombalah, semua yang paham akan hal ini. Yang biasanya beribadah ala kadarnya, saat ramadhan akan berupaya lebih maksimal agar ibadahnya lebih banyak dan lebih khusyuk.

Selain beribadah untuk kebutuhan diri sendiri, pada umumnya mereka yang berkeluarga, akan memanfaatkan moment ramadhan untuk mengajak anggota keluarga beribadah bersama. Saat-saat ini juga digunakan untuk mendidik anak-anak agar rajin dan semangat menjalankan ibadah.

Tahun ini merupakan ramadhan ke-13 saya hidup bersama dengan suami saya menjalani bahtera rumah tangga. Ini juga ramadhan ke-11 bersama Nina, sulung saya; ramadhan ke-7 bersama Emir, si tengah; dan ramadhan ke-6 bersama Amel, si bungsu. Semoga tak salah. Tapi sayangnya, ramadhan ini juga merupakan ramadhan pertama saya jauh dari keluarga.

Saya harus menjalankan puasa ramadhan di Jogja untuk menyelesaikan pekerjaan, dan keluarga tinggal di Makassar. Kangen? Nggak usah ditanya. Pasti kangenlah. Dan yang lebih jelas lagi, ada perasaan bersalah karena suami harus mengurus tiga anak sendiri. Alhamdulillah suami saya bisa mengurus anak-anak dengan baik. Malah sepertinya anak-anak jadi lebih mandiri dan penurut. Biasalah, mama-mama gak sabaran kayak saya, cenderung lemah pada anak-anak. Kalau mereka lelet, saya akan mengerjakan kegiatan yang sebenarnya mereka sudah bisa sendiri, misalnya memandikan tiap pagi. Kalau sama papanya, kemandirian mereka lebih terjaga.

Di postingan kali ini, saya hanya hendak mengatakan bahwa saya cinta keluarga saya. Saya nggak akan melakukan kebodohan yang sama (menunda pekerjaan), hingga akhirnya harus menjalani ramadhan jauh dari keluarga seperti ini. Yaah, penyesalan selalu datang terlambat memang.

Papa Asdar sayang, love you always. Kangen jalan-jalan sama anak-anak. Nanti lebaran sewa mobil trus keliling Makassar yuk. Nina, kita belum bikin kue sama-sama nih. Emir, Mama pingin bikinin Emir donat atau pancake. Amel, Mama pengen cium pipi Amel yang bulet montok dan pengen bacain Amel cerita sebelum tidur ... boleh dua cerita. Tiga juga boleh.

Love you all cinta-cintakuuuu


1 komentar:

  1. penyesalan selalu datang belakangan, pendaftaran selallu di depaN

    BalasHapus

COPYRIGHT © 2017 | THEME BY RUMAH ES